Palu, 20 Oktober 2025 — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Provinsi Sulawesi Tengah menerima kunjungan tim dari RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dalam rangka kegiatan monitoring dan visitasi Program Pengampuan Layanan Uronefrologi (layanan medis dan bedah yang berkaitan dengan ginjal dan saluran kemih). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut percepatan implementasi layanan Uronefrologi di RSUD Undata yang menjadi salah satu rumah sakit pengampu di wilayah Sulawesi Tengah.
Kunjungan tersebut dilaksanakan pada Senin, 20 Oktober 2025, bertempat di Ruangan Direktur RSUD Undata dan dihadiri oleh jajaran manajemen rumah sakit, dokter spesialis dan dokter asisten, serta perwakilan dari RSUP Dr. Sardjito selaku rumah sakit pengampu nasional.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pembahasan mengenai perkembangan layanan urologi dan nefrologi di RSUD Undata, termasuk berbagai kendala yang masih dihadapi serta rencana pengembangan ke depan.
Direktur RSUD Undata juga menyampaikan beberapa kendala dalam pelayanan urologi antara lain keterbatasan sumber daya manusia, belum tersedianya subspesialisasi tertentu seperti urologi pediatri, serta kendala pada alat medis seperti fiber laser dan litotriptor yang masih bermasalah. Selain itu, keterbatasan ruang operasi dan ruang perawatan juga menjadi tantangan yang sedang diupayakan solusinya.
Untuk jangka pendek, RSUD Undata berencana melakukan penambahan kamar operasi dan ruang perawatan, sementara dalam jangka panjang akan dilakukan pengembangan sumber daya manusia melalui kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin serta penempatan peserta PPDS Urologi.
Di bidang nefrologi, rencana pengembangan diarahkan pada peningkatan fasilitas dan layanan seperti pembangunan gedung hemodialisis, pengembangan pelayanan CAPD (Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis) penyediaan alat USG dan fasilitas biopsi, serta pemenuhan kebutuhan SDM untuk nefrologi anak dan penambahan alat-alat medik nefrologi.
“Yang pasti bahwa kehadiran teman sejawat, kita berharap sekali RSUD Undata bisa mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya yang muaranya adalah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan monitoring dan visitasi ini juga menjadi sarana evaluasi sekaligus dukungan teknis dari Kementerian Kesehatan melalui RSUP Dr. Sardjito agar RSUD Undata dapat menjadi center of Excellence yang baru di Sulawesi dengan peningkatan layanan Uronefrologi menjadi strata utama.